Lelah

Lelah, ya itulah hal yang menempel di pikiran & badanku sekarang ini.

Rencanannya semester ini ga pengen ikut hal yang macem-macem.

Rencananya sememster ini pengen hidup tenang, kuliah yang bener, kerja di lab, banyak main-main, dan lain-lain.

Tapi rencana tinggal rencana =_=

Datang tawaran-tawaran menantang yang hmmm gimana ya, sayang ditolak tapi sulit juga dijalanin.

Seperti dulu yang pernah dikatakan seorang sahabat

Apapun itu ga akan seru kalau di prosesnya cuma datar-datar aja


Dulu aku kurang setuju sama pernyataan in dengan asumsiĀ kalau ada yang udah enak ngapain harus cari repot ?

Sekarang entah kenapa rasanya aku sulit banget nolak tantangan-tantangan itu. Apakah ini kemajuan atau kemunduran di seorang Habib ?

Yah sekarang baru tahu kan rasanya jadi orang sok sibuk ?

Rasanya kedepan pengen nolak tawaran & tantangan tapi ujung-ujungnya balik & kumat lagi.

Decision has been made, aku udah bilang iya.

Berarti harus diselesaiin sampai akhir !

Ariocarpus

Indah rasanya bila melihat hujan turun disuatu padang gersang.

Selagi kau bisa, rasakan kesejukannya dan nikmatilah kesegarannya.

Pandang dan cermati sekelilingmu.

Apakah kau merasakan kehadirannya ?

Mereka yang tak kenal lelah untuk menunggu datangnya hujan.

Bertahan diantara ketidakpastian yang pasti.

Lihatlah bagaimana mereka merayakan hujan itu.

Lihat tunas-tunas segar yang perlahan bermunculan dari lautan pasir tandus.

Indah bukan ?

Gift from uncle, second generation of E. mahafalensis x E. rosii hybrid.
Cute and adorable, hehe.
Zoom Info
Camera
Fujifilm FinePix S2980
ISO
100
Aperture
f/5.6
Exposure
1/200th
Focal Length
75mm

Gift from uncle, second generation of E. mahafalensis x E. rosii hybrid.

Cute and adorable, hehe.

Setiap orang mempunyai wadah yang dapat menampung sesuatu dengan kuantitas tertentu. Apakah terlalu banyak yang mengisi wadahku ?. Sesungguhnya aku sendiri tidak suka jika terlalu banyak air yang ada di dalam wadahku, karena aku dan wadahku tidak dapat menampung apa yang melebihi kapasitasku dan wadahku sendiri.

My First Euphorbia Hybrid

To the point aja ya :D

foto-foto di bawah ini merupakan Euphorbia hybrid yang dihasilkan di kebun saya, jadi saya punya hak penuh terhadap hybrid ini meskipun bukan saya yang menyilangkan. Hybrid ini kemungkinandone by accidentgara-gara ada serangga yang suka lalu lalang terbang kesana kemari. Lingkungan di kebun saya memang sudah saya atur sedemikian rupa sehingga ada kemungkinan terjadi persilangan secara bebas :)

*pakai teori di kuliah

Hybrid ini merupakan hybrid dari E. croizatii dan E. milii

Berikut gambar kedua tetuanya (images credit goes to www.euphorbia.de)

E. croizatii

image

E. milii

image

Ini hasilnya :)

image

Posturnya hampir mirip dengan kedua induknya, tinggi dan besar (kaya yang punya =_=)

image

Durinya intermediet dari kedua induknya. Bentuk duri diwarisi dari E. croizatii dan warna duri diwarisi dari E. milii. Mendellaw of segrefation you’re doing it right !

image

Bunganya berwarna kuning, ini warisan dari E. milii mungkin.

Soal nama sebenernya aku bisa ngasih seenak jidatku sendiri, tapi dulu aku pernah janji sama seseorang buat bikin nama dia jadi nama suatu kultivar. Seseorang yang dulu banyak aku curhatin tentang mimpi-mimpiku, hehe.

Yah paling tidak kalau ditanya “kamu anak pemuliaan tanaman bisa apa ?” aku bisa jawab “aku sudah bisa buat kultivar baru :P”

part V : On My Way to Nothing or Something ?

Yogyakarta, 18 Januari 2013

Hari ini selesai juga semester 5 dengan resmi. Ga kerasa udah 2,5 tahun aku kuliah di sini. Banyak teman, sahaba, kisah, drama (?), pengalaman, dan berbagai macam hal yang aku dapat selama berada di sini.

Di semester ini ambisi pribadiku perlahan tapi pasti mulai dapat aku raih. Teirmakasih Tuhan, aku percaya Engkau selalu mendengarkan doa dan permintaanku meskipun terkadang aku tidak patuh pada peraturanmu, hehe.

Di semester ini aku bisa bergabung di dua laboratorium yang aku inginkan, meskipun cuma sebagai ‘pembantu’ toh aku rasa ini proses yang alami dan harus dijalani.

Kalau dulu aku hanya bisa melihat dan terkagum-kagum dengan kemampuan pendahuluku di lab, sekarang aku bisa ikut bergabung dengan mereka. Berbagi ilmu, berdiskusi, dan bertukar pikiran dengan orang-orang yang aku kagumi dari sudut pandang keilmuan. Pertanyaannya sudahkah aku menjadi salah satu dari mereka ?

Kisah lain ? banyak untuk diceritakan, tapi kurang tepat mungkin untuk saat ini, hehe.

To Tumblr, Love Pixel Union